Turnamen pra musim Inter Islanc Cup (IIC) 2014 hampir dipastikan tidak digelar. Padatnya jadwal kompetisi serta menjadi salah satu alasan tidak digelarnya IIC 2014.
CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono membenarkan kabar itu. Menurut Joko, PT Liga tidak mau berspekulasi dengan tetap menggelar IIC, tetapi dengan resiko ISL 2015 menjadi terpengaruh.
"Proposal IIC tahun depan 99 persen didrop dari agenda Liga Indonesia. Bisa saja dimunculkan kembali dengan format baru atau di periode berlainan, seperti di tahun genap," ujar Joko, Selasa (9/9).
Di sisi lain, saat IIC tidak digelar, PSSI justru telah menyiapkan turnamen Piala Indonesia. Ia berharap dengan hanya ada dua kompetisi yaitu ISL dan Piala Indonesia, klub-klub bisa sedikit memiliki waktu yang lebih lama.
"Itu sudah menjadi komitmen bersama untuk kembali menghelat Piala Indonesia. Saya yakin 90 persen Piala Indonesia itu bakal tergelar," imbuh Joko.
IIC hampir beberapa tahun terakhir menjadi ajang pra musim sebelum ISL digelar. Namun keberadaan IIC itu tidak mutlak disetujui klub. Bahkan banyak klub yang sengaja menghindar agar tidak ikut IIC. Langkah itu dilakukan agar mereka fokus di kompetisi ISL. Tahun lalu, Arema hampir menarik diri, bahkan Pelita Bandung Raya (PBR) terang-terangan menyatakan tidak ikut IIC.
"Kami ingin mengimplementasikan Piala Indonesia tahun depan. Total 99 persen, Piala Indonesia akan dimulai lagi," ungkapnya.
"Kami tidak ingin ajang pemanasan IIC jadi tradisi yang menyandera kreativitas klub layaknya di negara lain. Pemanasan tidak dilakukan federasi dalam bentuk turnamen. Di luar, ada Audi Cup sehingga kreativitas ada di klub," tandas Joko.
Sumber : Sepakbola.com, Jakarta


0 komentar :
Posting Komentar